Gelombang Perlawanan Hadir Sampai Bandung Jawa Barat
jawabarattimes - Sistem demokrasi di Indonesia mendapatkan tantangan dengan menghadapi gelombang perlawanan yang akan hadir sampai Bandung Jawa Barat mulai hari ini. Indonesia kembali mengalami gelombang protes keras dari masyarakat yang akan menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Jawa Barat. Demo ini dilakukan menyusul dengan adanya tindakan refrensif yang dilakukan aparat dalam pengamanan aksi demo yang dilakukan di Jakarta. Warga Jawa Barat menunjukan solidaritas dan mengecam seluruh perbuatan yang dilakukan pihak kepolisian hingga menyebabkan 1 orang meninggal dunia. Tindakan ini memunculkan api amarah dari masyarakat untuk menggugat seluruh pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Seperti yang sudah diketahui, aksi demo yang dilakukan di Jakarta menyebabkan 1 orang pengemudi ojek online meninggal dunia. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 22.00 di Pejompongan Jakarta Pusat, kejadian ini disebabkan pengemudi ojol dilindas mobil rantis. Dalam vidio yang beredar di sosial media terlihat korban sempat ditabrak dan dilindas sebelum akhirnya meninggal dunia selang beberapa menit. Korban kehilangan nyawa dalam perjalanan menuju Rumah Sakit.

Bandung Menyatakan Sikap Tidak Tinggal Diam

Kejadian ini menimbulkan amarah dan emosi di masyarakat, emosi ini telah mengakar dan menular imbas tindakan arogan para aparat keamanan. Bandung menolak diam dan tunduk kepada tindakan aparat yang melindas driver ojol di Jakarta, ini tercermin dengan adanya aksi masa. Aksi masa ini berbentuk seruan demonstrasi didedpan gedung DPRD Jawa Barat yang menuntut keadilan akan kehilangan nyawa driver ojol. Masyarakat menuntut para pelaku di dalam kendaraan mobil tersebut dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Indonesia. Bukan cuma masyarkat sipil saja yang tergabung dalam aksi menuntuk keadilan, beberapa organisasi mahasiswa juga turut hadir memberikan gugatan. Massa gabungan ini akan menggelar aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan didepan kantor gedung DPRD Jawa Barat. Kejadian ini kembali mencoreng citra pihak kepolisian di mata masyarakat yang sudah tidak mempercayai lagi institusi tersebut sebagai pengaman masyarakat. Sedikit nya ada 7 anggota polri berada di dalam mobil rantis yang menabrak dan melindas Affan Kurniawan di Pejompongan Jakarta.

Bandung Lauatan Api Akan Menjadi Kenyataan

Dari pantauan yang beredar di sosial media sedikit nya sudah ada 10 poster yang berisikan ajakan untuk meramaikan aksi. Poster tersebut memberikan informasi soal tempat dan waktu yang akan digelar aksi masa menuntut keadilan untuk korban meninggal dunia. Tindakan arogan yang datang dari aparat tidak terjadi sekali atau dua kali, kejadian serupa terjadi berulang kali hingga menyulut emosi. Masyarakat Bandung menyatakan tidak akan diam menanggapi kasus ini, aksi protes dan api solidaritas disebabkan oleh praktik buruk pihak keamanan. Poster yang beredar di sosial media berasal dari gerakan aliansi solidaritas masyarakat dan juga organisasi mahasiswa di Bandung. Tindakan kekerasan dari oknum aparat tidak dapat di toleransi dimana yang seharusnya polisi menjadi pihak keamanan masyarakat justru menjadi pelaku. Sedikitnya terdapat 6 gugatan yang akan menjadi topik dalam aksi demonstrasi yang akan dilakukan di depan gedung DPRD. Perjuangan masyarakat untuk mencari keadilan bagi korban meninggal dunia nampaknya telah melekat dan akan menular ke berbagai daerah di Indonesia. BACA JUGA ARTIKEL SEBELUMNYA : Apresiasi Pemprov Jabar Kepada Calon Mahasiswa Berprestasi  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *