Jawa Barat Menyiapkan Langkah Bangun Empat Jalan Tol
jawabarattimes - Dedi Mulyadi Sebagai Gubernur Jawa Barat memastikan persiapan dalam menyiapkan sebuah langkah kemajuan dalam bangun empat jalan tol sarana penghubung akses. Rencana Pembangunan empat jalan tol pada wilayah Jawa Barat mendapatkan dukungan dari Pemerintah Pusat untuk mempercepat proyek bangun jalan tol. Melalui Gubernur Jawa Barat mengatakan pihaknya akan memastikan terus mendukung dan mengawasi percepatan proses pembangunan tol di wilayah Jawa Barat. Sebagaimana yang dikatakan Dedi Mulyadi, dukungan itu lahir setelah dirinya mengadakan pertemuan dengan beberapa pihak terkait di pembangunan proyek jalan tol. Dalam hal ini pihak terkait tersebut terdiri dari Dirjen Bina Marga Kementrian Pekerjaan Umum serta Direktur Utama PT Jasa Marga. Dedi Mulyadi juga menambahkan setidaknya akan ada empat proyek jalan tol yang segera dilakukan percepatan pada hasil pembahasan pertemuan tersebut. Untuk tol pertama Akses menuju Pelabuhan Patimban, kedua Tol Jakarta-Cikampek selatan, Tol Bocimi, dan terakhir Tol Bogor-Serpong melalui Parung. Akan tetatapi walaupun proyek pembanungan tol ini sangat penting, Dedi Mulyadi memberikan peringatan untuk aktivitas pembangunan tidak merusak lingkungan. Dedi Mulyadi dan pihaknya sudah mewanti para pihak terkait pembangungan jalan tol untuk tidak merusak lingukungan terutama fasilitas umum masyarakat.

Fokus Utama Percepatan Pembangunan Tol Pelabuhan Patimban

Pada kesempatan yang sama setelah melakukan pertemuan yang membahas percepetan pembanguna jalan tol, ia menyinggung akses tol Patimban dipercepat. Percepatan jalan tol Patimban ini berdasarkan kegiatan ekspor tiga juta unti kendaraan bermotor dari Astra di Karawang. Gubernur Jawa Barat tersebut menilai infrastruktur pendukung menuju Pelabuhan Paimban penting langsung dirampungkan untuk mendukung rantai logistik lebih efisien. Seperti yang diketahui kelancaran ekspor tidak hanya saha memberikan dampak pada industri serta pajak, tetapi berdampak langsung di perekonomian masyarakat. Pada kesempatan yang lain Dudy Purwagandhi selaku Menteri Perhubungan mengatakan bahwa pihaknya akan mempercepat proyek akses menuju Pelabuhan Patimban. Dudy juga menegaskan untuk memperkuat kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat serta Pemangku Kepentingan merupakan hal utama sekarang. Dudy setelah menggelar pertemuan tersebut mengatakan bahwa pertemuan itu membahas langkah strategis agar infrasturktur akses menuju Pelabuhan Patimban berfungsi optimal. Kegiatan pertemuan tersebut membuktikan ada langkah kongkret dari kolaborasi lintas pemerintah untuk mendukung seluruh operasional pembangunan akses Pelabugan Patimban.

Sikap Dedi Mulyadi Tentang Pemotongan Dana Transfer Daerah

Dedi Mulyadi yang kini menjabat sebagagi Gubernur Jawa Barat mengatakan alasannya untuk tidak mengikuti aksi protes terhadap Menteri Keuangan. Seperti yang diketahui akhir belakangan ini banyak Kepala Daerah yang melakukan aksi protes perihal pemotongan dana transfer daerah. Dedi Mulyadi mengatakan menurutnya Pemerintah Provinsi adalah terusan tangan dari Pemerintah Pusat. Gubernur merupakan Kepala Daerah yang dipilih oleh rakyat, dan juga wakil Pemerintah Pusat yang ada di daerah. Sejauh ini, menurut Dedi Mulyadi Pemerintah Provinsi serta Kabupaten Kota membangun fasilitas umum dengan memakai dana transfer daerah. Dana transfer daerah yang dimaksud meliputi dana bagi hasil, dana alokasi khusus, dan dana alokasi umum. Dedi Mulyadi mengaku hendak melaksanakan penyiasatan dengan kurangi belanja teratur yang kurang prioritas. Dia mengaku belanja semacam ekspedisi dinas, beberapa anggaran gubernur, belanja listrik serta yang lain bakal dikurangi dalam merespon pemotongan anggaran. BACA JUGA ARTIKEL SEBELUMNYA : Ditemukan Jasad Wanita Korban Pembunuhan Di Sungai Citarum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *